JurnalPatroliNews – Banjarbaru – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor menggelar kegiatan latihan menembak berkala dalam rangka memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dasar keprajuritan seluruh personel militer.
Kegiatan pembinaan rutin yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Agung Priantoro, Banjarbaru, Kalimantan Selatan tersebut berlangsung secara disiplin dan penuh semangat guna mendukung kesiapan pelaksanaan tugas negara.
Melalui program Latihan Menembak Triwulan II Tahun 2026 ini, para prajurit kembali diasah keterampilannya dalam mengoperasikan senjata api jenis pistol maupun senjata laras panjang.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., turut menghadiri dan memimpin langsung jalannya latihan berkala yang diikuti jajaran perwira, bintara, dan tamtama tersebut.
Kehadiran Danlanud Sam di lapangan didampingi secara langsung oleh para Kepala Dinas serta jajaran Pejabat List A di lingkungan pangkalan udara setempat.
“Dalam pelaksanaan latihan menembak ini, faktor keselamatan (safety) wajib menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar oleh seluruh personel,” tegas Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita saat memberikan arahan komando di lapangan.
Menurut Danlanud, tingkat kemahiran menembak yang tinggi harus selalu berjalan beriringan dengan kepatuhan mutlak terhadap prosedur operasional penanganan senjata yang aman.
Kehadiran pimpinan di tengah-tengah personel tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pengawasan melekat, melainkan juga sebagai instrumen pendongkrak motivasi serta semangat bertempur prajurit.
Menguji Ketenangan Mental dan Ketepatan Respons Prajurit
Jalannya latihan menembak ini tidak hanya sekadar menguji ketepatan bidikan manual peluru ke papan sasaran yang telah ditentukan petugas.
Di balik setiap peluru yang melesat keluar dari laras senjata, terdapat proses pembinaan yang menuntut fokus tinggi, ketenangan jiwa, serta pengendalian diri yang matang.
Aspek psikologis ini dinilai sangat krusial untuk melatih kesiapan mental personel dalam menghadapi berbagai dinamika penugasan di lapangan yang membutuhkan respons cepat serta tepat.
Sepanjang jalannya agenda kemiliteran tersebut, seluruh prajurit secara bergantian menempati titik firing point sesuai instruksi dari pelatih tembak.
Usai melepaskan rentetan tembakan, para personel langsung bergerak melihat dan mengevaluasi lembar sasaran guna mengoreksi akurasi perkenaan peluru.
Melalui komitmen latihan yang konsisten dan berkelanjutan, Lanud Sjamsudin Noor bertekad membentuk postur prajurit TNI AU yang profesional, tangguh, dan selalu siap menjalankan amanah bangsa.
Pihak pangkalan menegaskan bahwa di balik ketangguhan seorang prajurit, selalu ada proses latihan yang disiplin, konsisten, serta dedikasi tanpa henti untuk kedaulatan NKRI.
Sebagai bentuk pemenuhan aspek keberimbangan informasi bagi publik, media ini membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.













Komentar