Diserang Dua Begal, Guru SD di Bekasi Terjatuh dan Terluka Parah

JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang guru sekolah dasar menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Kodam, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (14/11/2025) pagi.

Korban bernama Solihat (41), guru kelas 2 di SDN Tambun 04, mengalami luka robek serius hingga harus mendapat 30 jahitan dan kehilangan sepeda motornya saat hendak berangkat mengajar.

Solihat menceritakan bahwa insiden bermula saat ia berkendara seorang diri menuju sekolah. Tiba-tiba dua pria berboncengan memepet motornya dari sisi kanan dan meminta dirinya berhenti dengan alasan motornya bermasalah.

“Saya diberhentiin, bilangnya motor kamu bermasalah tetapi saya sudah curiga. Saya mundur, tetapi dipepet terus. Yang belakang turun dan merebut setang yang saya pegang,” kata Solihat saat ditemui di rumahnya, Sabtu (15/11/2025).

Korban sempat mencoba mempertahankan motornya, namun pelaku menarik tubuhnya hingga terjatuh ke jalan.

Dalam kondisi panik, Solihat tidak menyadari bahwa ia terluka akibat senjata tajam yang digunakan pelaku. Ia baru mengetahui tangannya robek ketika mendapati darah mengucur deras.

“Saya ambil tote bag, kok darah muncul terus. Di bawah tote bag ada pisau. Ternyata dari pisau itu. Saya enggak merasa sakit, cuma panik gimana caranya menghentikan darah,” ujarnya.

Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban. Beruntung, seorang warga melintas dan membantu mengantarnya pulang sebelum dibawa ke rumah sakit.

Solihat mengalami tiga luka robek di tangan kanan dan kiri, sehingga harus mendapatkan total 30 jahitan.

Menurut korban, pelaku berjumlah dua orang, satu tampak lebih muda dan yang lainnya lebih tua. Pelaku yang menyerangnya menggunakan pisau dapur stainless yang kini telah diamankan aparat kepolisian sebagai barang bukti.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Iptu Engkus Kusnadi, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

“Masih dalam penyelidikan, kondisi korban saat ini sudah membaik dan sudah kembali ke rumah pascatindakan medis di RS Hermina Metland,” ujarnya.