JurnalPatroliNews | Jakarta — Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ida Mahmudah, mendorong adanya hibah armada bus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk mendukung kebutuhan transportasi pendidikan.
Wacana tersebut muncul dalam pertemuan Ida Mahmudah dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Demak dalam agenda studi tiru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (31/8/2026).
Ida mengatakan peluang hibah tersebut akan diupayakan, dengan catatan seluruh prosesnya memenuhi ketentuan hukum dan administrasi yang berlaku.
“Kita akan upayakan agar bisa memberikan hibah armada bus kepada Pemkab Demak untuk kepentingan pendidikan, sekiranya secara hukum diperbolehkan,” kata Ida seusai menerima rombongan PGSI Demak.
Politikus PDI Perjuangan yang lahir di Demak tersebut menilai dukungan transportasi dapat menjadi salah satu fasilitas penunjang kegiatan pendidikan di daerah.
Menurutnya, apabila memungkinkan, jumlah armada yang dapat dihibahkan tidak berhenti pada satu unit.
“Syukur jika bisa hibah lebih dari satu armada, maka bisa untuk fasilitas para peziarah dari Masjid Agung Demak ke Makam Sunan Kalijaga,” ujarnya.
Pemprov DKI Secara Aturan Dapat Memberikan Hibah
Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Drs. Sarjoko, M.M., yang turut mendampingi Ida, menjelaskan mengenai kemungkinan pemberian bantuan kepada pemerintah daerah lain.
Menurut Sarjoko, secara ketentuan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat memberikan bantuan kepada pemerintah kabupaten atau kota lain sepanjang memenuhi aturan yang berlaku.
“Secara hukum diperbolehkan Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan keuangan kepada Kabupaten/Kota lain dan bantuan barang spesifik seperti kendaraan bus operasional,” kata Sarjoko.
Pernyataan tersebut menjadi dasar awal bahwa gagasan hibah kendaraan operasional kepada Pemkab Demak dapat dikaji lebih lanjut.
Namun, proses hibah tetap membutuhkan pemenuhan berbagai persyaratan administratif dan mekanisme penganggaran pemerintah daerah.
Artinya, wacana pemberian bus belum berarti hibah telah diputuskan atau direalisasikan.
PGSI Demak Sambut Positif
Ketua PGSI Demak, Ng. Noor Salim, S.Pd.I., Gr., C.PLA, menyambut baik gagasan yang disampaikan Ida Mahmudah.
Salim menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan pendidikan di Kabupaten Demak.
“Syukur Alhamdulillah, semoga niat mulia dari Mbak Hj. Ida Mahmudah segera terealisasi, diijabah oleh Allah SWT, karena tadi dari Pak Wakadis secara hukum diperbolehkan,” ujar Salim.
Menurut dia, dukungan berupa armada transportasi dapat memberikan manfaat bagi pelaksanaan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi antara tenaga pendidik dari Demak dengan unsur legislatif dan pemerintah daerah DKI Jakarta untuk melihat berbagai praktik yang dapat diterapkan di daerah.
Dindikbud Demak Siap Kawal Persyaratan
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak juga menyatakan kesiapan untuk mengawal proses administratif apabila rencana hibah tersebut berlanjut.
Perwakilan Dindikbud Demak, Mugiarto, S.H., mengatakan pihaknya akan membantu menyiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan.
“Dikbud Insya Allah akan mengawal apa yang dibutuhkan oleh PGSI sebagai persyaratan hibah, guna mewujudkan hibah armada bus dari Pemprov DKI Jakarta kepada Pemkab Demak,” kata Mugi.
Menurut dia, koordinasi antarinstansi menjadi penting agar rencana tersebut dapat berjalan sesuai prosedur dan tidak terkendala persoalan administratif.
Bus Diproyeksikan untuk Pendidikan
Apabila rencana hibah terealisasi, penggunaan bus diarahkan terutama untuk mendukung kepentingan pendidikan.
Transportasi operasional dapat dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas peserta didik maupun berbagai kegiatan pendidikan yang membutuhkan sarana angkutan.
Gagasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa fasilitas pendukung pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ruang kelas dan tenaga pengajar, tetapi juga akses transportasi yang dapat memperlancar berbagai kegiatan.
Ida Mahmudah berharap proses hibah dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Pemkab Demak, serta pihak terkait lainnya.
Selain kebutuhan pendidikan, Ida juga membuka kemungkinan pemanfaatan armada untuk mendukung kegiatan sosial dan wisata religi apabila jumlah kendaraan yang dapat diberikan memungkinkan.
Masih Membutuhkan Proses Administratif
Meski peluang hibah telah mendapat penjelasan bahwa secara aturan dimungkinkan, pelaksanaannya tetap harus melalui mekanisme pemerintah daerah.
Karena itu, Pemkab Demak perlu menyiapkan persyaratan yang diperlukan, sementara Pemprov DKI harus memastikan ketersediaan serta status armada yang akan dihibahkan sesuai ketentuan.
Koordinasi antarorganisasi perangkat daerah juga menjadi bagian penting sebelum keputusan hibah dapat direalisasikan.
Pertemuan PGSI Demak dengan Ida Mahmudah pun menjadi langkah awal untuk menjembatani kebutuhan daerah dengan peluang pemanfaatan aset atau fasilitas pemerintah.
Harapannya, pembahasan tersebut tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui proses resmi dan transparan.
Bila seluruh persyaratan terpenuhi dan keputusan hibah mendapatkan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku, armada bus tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Demak, terutama dalam mendukung sektor pendidikan.
Di sisi lain, rencana pemanfaatan untuk kegiatan sosial dan wisata religi juga berpotensi memperluas manfaat armada, selama sesuai dengan peruntukan dan aturan hibah yang ditetapkan pemerintah.















Komentar