JurnalPatroliNews – Jakarta – Pergerakan harga emas dunia dan logam mulia Antam diproyeksikan masih dibayangi oleh ketidakpastian situasi geopolitik global.
Para pelaku pasar dan investor kini tengah mencermati arah pergerakan instrumen investasi aman ini untuk periode perdagangan sepekan ke depan.
Pada penutupan pasar akhir pekan, harga emas global bertengger di level empat ribu seratus lima puluh lima dolar Amerika Serikat per ons troi sedangkan emas Antam berada di angka dua koma enam ratus enam puluh delapan juta rupiah per gram.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan komoditas logam kuning ini masih berpotensi mengalami koreksi teknis pada awal pekan perdagangan.
Jika tekanan aksi jual oleh investor meningkat, harga emas dunia diprediksi akan menuju level batas bawah atau support pertama pada kisaran empat ribu delapan puluh delapan dolar Amerika Serikat per ons troi.
Penurunan harga global tersebut berpotensi menyeret harga emas batangan domestik turun ke kisaran dua koma enam ratus empat puluh delapan juta rupiah per gram.
Ibrahim menambahkan bahwa batas bawah kedua untuk emas dunia berada di level tiga ribu delapan ratus lima puluh sembilan dolar Amerika Serikat per ons troi yang setara dengan dua koma lima ratus lima puluh juta rupiah per gram untuk emas Antam.
Kendati demikian peluang pembalikan arah atau penguatan harga tetap terbuka apabila ketegangan global kembali memicu aksi buru aset aman.
Target batas atas atau resistance pertama untuk harga emas internasional berada di kisaran empat ribu dua ratus empat puluh tiga dolar Amerika Serikat per ons troi.
Apabila skenario penguatan tersebut berjalan mulus, harga logam mulia Antam diperkirakan bisa terdongkrak naik hingga mencapai dua koma enam ratus delapan puluh delapan juta rupiah per gram.
Lebih lanjut analis memproyeksikan target batas atas kedua dapat menyentuh empat ribu empat ratus enam puluh lima dolar Amerika Serikat per ons troi dengan potensi harga ritel domestik melesat ke posisi dua koma tujuh ratus sembilan puluh juta rupiah per gram.















Komentar