Medan Ekstrem, Tim SAR Perpanjang Pencarian Tiga Korban Longsor Cilacap

JurnalPatroliNews – Jakarta -Tim SAR gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian korban hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

Keputusan ini diambil setelah upaya intensif selama tujuh hari belum membuahkan hasil maksimal. Perpanjangan pencarian dilakukan selama tiga hari ke depan.

Hingga hari ketujuh, tiga warga masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor. Tim SAR membagi area pencarian ke beberapa sektor, di antaranya worksite A1 dan B1. Identitas para korban yang masih dicari adalah:

Maysarah Salsabila (14) – Lokasi pencarian: A1
Vani Hayati Lanjarsari (12) – Lokasi pencarian: B1
Fatin Ayu Rengganis (2) – Lokasi pencarian: B1

Koordinasi dilakukan bersama BPBD, pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dan berbagai unsur lain. Meski medan sangat menantang akibat tanah labil dan potensi longsor susulan, kondisi lapangan dinilai masih memungkinkan untuk melanjutkan operasi.

Setiap hari, tim SAR melakukan pembagian sektor untuk mempersempit area pencarian, sekaligus menjaga keselamatan petugas.

Sejumlah metode digunakan seperti pemadatan tanah, penyedotan air, pengangkatan material berat, serta pengawasan kondisi tebing. Pada sektor B1, pencarian melibatkan alat berat, anjing pelacak, peralatan halton, serta perlengkapan eksplikasi.

“Kita akan fokus pada pencarian di dua worksite, yaitu A1 masih satu korban, dan worksite B1 masih dua korban.

Untuk pola pencarian, di worksite B1 kita akan menggunakan pola yang serupa dengan sebelumnya,” kata Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, sebagaimana dikutip Beritasatu.com pada Kamis (20/11/2025).

Sementara itu, di sektor A1 pencarian terhambat pergeseran alat berat yang sulit masuk ke lokasi karena kondisi tanah terlalu gembur. Tim memaksimalkan penggunaan alat alfon dan pencarian manual untuk menghindari risiko lebih besar.

Material longsor berupa tanah, batu, dan sisa bangunan menimbun area permukiman di bawah tebing, sehingga proses pencarian membutuhkan ketelitian tinggi serta peralatan khusus.

Meski belum ada perkembangan signifikan, perpanjangan operasi memberikan harapan baru bagi keluarga korban.

Tim SAR berkomitmen memaksimalkan seluruh upaya hingga batas waktu yang telah ditetapkan, sembari melakukan evaluasi harian terhadap kondisi lapangan.