JurnalPatroliNews – Jakarta – Inovasi hijau lahir dari balik jeruji besi. Puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Tangerang berhasil mengubah limbah bahan bakar industri menjadi paving blok ramah lingkungan dengan nilai ekonomi tinggi.
Kepala Lapas Kelas IA Tangerang, Beni Hidayat, mengatakan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pihaknya dalam menghadirkan solusi atas permasalahan lingkungan sekaligus memberdayakan warga binaan.
“Yang pertama tentu ini solusi lingkungan, bagaimana memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, ada efisiensi bahan baku dan harapan agar produk ini bisa bersaing di pasaran,” ujar Beni, Kamis (6/11/2025).
Sebanyak 80 narapidana terlibat aktif dalam proses produksi, mulai dari tahap pengolahan bahan hingga pascaproduksi. Setiap hari, mereka mampu memproduksi sekitar 7.000 paving blok dengan kualitas yang diklaim setara dengan produk komersial.
Inovasi tersebut bahkan mulai menarik perhatian dunia industri. Salah satu perusahaan pengelola lapangan padel di Jakarta Selatan telah memesan sekitar 1.000 meter persegi paving blok hasil karya warga binaan Lapas Tangerang.
Beni menambahkan, keunggulan produk paving blok buatan warga binaan ini terletak pada harga yang kompetitif, bahan ramah lingkungan, serta tenaga kerja terampil.
“Harga kami bisa bersaing karena berbahan dasar limbah dan didukung oleh tenaga kerja yang cukup banyak. Produk ini ramah lingkungan dan kualitasnya tidak kalah dengan produk komersial lainnya,” jelasnya.
Melalui inovasi tersebut, Lapas Kelas IA Tangerang tak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga binaan.
Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama masa pembinaan dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat.














