JurnalPatroliNews – Jakarta – Mobilitas masyarakat pada hari pertama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terpantau mengalami lonjakan signifikan di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Astra Tol Cipali mencatat sebanyak 44 ribu kendaraan melintasi jalur utama Trans Jawa tersebut menuju arah Cirebon hingga Sabtu (21/3/2026) malam.
Lonjakan volume lalu lintas ini didominasi oleh pemudik lokal atau masyarakat yang melakukan perjalanan jarak pendek untuk bersilaturahmi antarwilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, memaparkan bahwa berdasarkan data pukul 00.00 hingga 19.00 WIB, terjadi kenaikan volume kendaraan sebesar 37,6% dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
“Secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau meningkat signifikan 65,7% dibandingkan kemarin. Jika dibandingkan dengan hari H Lebaran tahun 2025, angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 5-8%,” ujar Ardam dalam keterangan resminya.
Manajemen Rest Area dan Tips Perjalanan Padatnya arus lalu lintas berdampak pada kapasitas parkir di sejumlah fasilitas publik.
Pihak pengelola terpaksa memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di beberapa rest area arah Cirebon. Pengguna jalan pun diimbau untuk membatasi durasi istirahat maksimal 30 menit demi bergantian dengan pengendara lain.
Sebagai solusi cerdas mengatasi kepadatan di rest area, Ardam menyarankan pemudik untuk mencari tempat istirahat atau pengisian bahan bakar di luar gerbang tol terdekat.
“Dengan sistem transaksi tertutup, tarif tol tetap sama meskipun pengguna jalan keluar dan masuk kembali ke jalan tol. Silakan pertimbangkan alternatif istirahat di luar tol jika kapasitas parkir penuh,” tambahnya.
Astra Tol Cipali juga mengingatkan pentingnya kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan. Pengendara diminta memastikan saldo uang elektronik (e-toll) mencukupi untuk mencegah antrean panjang di gerbang tol.
Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan darurat, dapat menghubungi call center di 0260-7600-600 atau melalui layanan WhatsApp di 0811-2347-600.














