JurnalPatroliNews | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tiba di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), untuk menghadiri rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026.
Prabowo tampil mengenakan setelan jas berwarna abu-abu saat tiba di Gedung MPR. Kehadirannya disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Ketua DPD Sultan Najamudin.
Setelah tiba, Prabowo bersama sejumlah pimpinan lembaga negara memasuki holding room sebelum mengikuti rangkaian persidangan.
Tak lama berselang, Ketua DPR RI Puan Maharani juga terlihat hadir. Puan tampil mengenakan kebaya berwarna hijau dalam agenda kenegaraan tersebut.
Sidang Tahunan MPR menjadi salah satu agenda penting dalam kalender ketatanegaraan Indonesia. Forum tersebut dihadiri anggota MPR yang terdiri atas anggota DPR dan DPD, serta jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam rangkaian sidang tersebut, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para anggota parlemen.
Pidato Presiden menjadi salah satu agenda utama karena menjadi momentum untuk menyampaikan gambaran mengenai pelaksanaan pemerintahan, capaian program nasional serta arah kebijakan pemerintah ke depan.
Selain Presiden dan Wakil Presiden, para menteri Kabinet Merah Putih turut menghadiri agenda tersebut.
Para pejabat pemerintah tampak mengenakan beragam busana formal. Sebagian menggunakan setelan jas, sementara lainnya memilih batik maupun pakaian tradisional sesuai ketentuan dan suasana sidang kenegaraan.
Setelah rangkaian Sidang Tahunan MPR, agenda dilanjutkan dengan sidang paripurna DPR RI yang juga melibatkan DPD RI.
Dalam agenda tersebut, Presiden akan menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN).
Dokumen tersebut menjadi salah satu dasar pembahasan kebijakan fiskal pemerintah untuk tahun anggaran berikutnya.
Presiden akan memaparkan berbagai aspek pengelolaan keuangan negara, mulai dari proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan hingga prioritas pembangunan yang akan dijalankan pemerintah.
Rangkaian sidang tahunan tersebut sekaligus menjadi forum konstitusional bagi pemerintah untuk menyampaikan pertanggungjawaban serta arah kebijakan nasional kepada lembaga perwakilan rakyat.














Komentar