Tampilkan Nuansa Kebhinekaan Pakaian Adat Nusantara, Jajaran Polda Bali Ikuti Upacara 1 Juni

JurnalPatroliNews – Denpasar – Kepala Kepolisian Daerah Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dilaporkan menghadiri silsilah agenda upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di tingkat provinsi.

Kehadiran pucuk pimpinan Polda Bali dalam kegiatan ini diklaim merepresentasikan silsilah soliditas tinggi serta eksistensi institusi Polri dalam menghormati sekaligus mengawal nilai-nilai historis dasar negara.

Agenda upacara kebangsaan yang berlangsung secara khidmat tersebut dipusatkan di area lapangan terbuka Niti Mandala, kawasan Renon, Kota Denpasar, pada Senin pagi ini.

Jalannya sirkulasi upacara sakral yang dimulai sejak pukul delapan pagi waktu Indonesia tengah tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., selaku inspektur upacara.

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali terpantau hadir secara lengkap di lokasi acara, di antaranya Pangdam IX/Udayana serta unsur pimpinan DPRD Provinsi Bali.

Sejumlah pejabat dari instansi vertikal ketatanegaraan bersama jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat juga ikut merapatkan barisan di draf tenda undangan.

Silsilah nuansa kebhinekaan yang sangat kental dilaporkan terasa menyelimuti kawasan sekitar monumen perjuangan rakyat Bali tempat berlangsungnya kegiatan tersebut.

Pemandangan apik tersebut memancar dari para tamu undangan serta segenap peserta upacara yang kompak mengenakan draf beragam pakaian adat tradisional dari berbagai pelosok Nusantara.

Formasi Gabungan Lintas Sektoral Hingga Rangkaian Pembacaan Teks Konstitusi Negara

Barisan peserta upacara terpantau terdiri dari formasi gabungan yang melibatkan peleton prajurit TNI, personel Polri, serta jajaran Aparatur Sipil Negara.

Kelompok pemuda dari kalangan civitas akademika mahasiswa hingga perwakilan pelajar sekolah juga dikerahkan guna memenuhi draf saf barisan upacara.

Silsilah draf rangkaian inti upacara diawali dengan sirkulasi prosesi pengibaran bendera pusaka Merah Putih ke ujung tiang tertinggi di lapangan.

Setelah itu, seluruh hadirin dipandu untuk mengheningkan cipta bersama guna mengenang silsilah jasa dan pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan silsilah pembacaan teks Pancasila serta naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Seribu Sembilan Ratus Empat Puluh Lima.

Sesi pembacaan dokumen hukum tertinggi negara tersebut terpantau diikuti secara hening, tertib, dan penuh khidmat oleh seluruh diler peserta yang memadati lapangan.

Komentar