JurnalPatroliNews | Jakarta — Grand Final Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 resmi dibuka di Gedung Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026). Ajang ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) dalam membina atlet olahraga elektronik nasional.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Ketua Umum PB ESI Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra. Mengusung tema “Rise As One”, kejuaraan ini diarahkan menjadi wadah pengembangan potensi atlet sekaligus memperluas pembinaan esports di Indonesia.
Turnamen tersebut memiliki nilai strategis melalui sistem kualifikasi berjenjang yang menjangkau prajurit TNI dan atlet daerah di berbagai wilayah Indonesia. Mekanisme ini menjadi salah satu upaya menjaring talenta potensial untuk dikembangkan menjadi atlet esports yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Herindra menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap perkembangan industri olahraga elektronik nasional.
“Event ini juga merupakan salah satu wujud pengayoman terhadap ekosistem esports nasional, dimana sinergitas antara TNI dan PB ESI bertujuan untuk membina atlet-atlet Esports Indonesia agar dapat berprestasi di panggung internasional,” jelasnya.
Perkuat pembinaan atlet esports nasional
Melalui Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, TNI dan PB ESI berupaya memperkuat pembinaan atlet melalui kompetisi yang menjangkau berbagai daerah dan kalangan.
Sistem kualifikasi berjenjang diharapkan dapat membuka kesempatan bagi atlet potensial untuk menunjukkan kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding, serta mengembangkan kompetensi dalam olahraga elektronik.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga mencerminkan perkembangan esports sebagai bagian dari ekosistem olahraga modern yang melibatkan atlet, komunitas, penyelenggara, dan pendukung industri digital.
Kolaborasi TNI dan PB ESI diharapkan mampu mendorong pembinaan yang berkelanjutan sehingga atlet Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mengukir prestasi di kompetisi internasional.
Dekatkan TNI dengan generasi muda
Penyelenggaraan kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, terutama generasi Z dan milenial yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia esports dan teknologi digital.
Antusiasme komunitas serta kehadiran ribuan suporter esports turut mewarnai pembukaan grand final tersebut.
Sejumlah pejabat dan unsur organisasi turut hadir, di antaranya Asisten Rencana Umum (Asrenum) Panglima TNI, Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Wakil Komandan Kodiklat TNI, Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Politik dan Keamanan Nasional (Pa Sahli Tk. III Polkamnas), serta jajaran pengurus pusat PB ESI.
Melalui ajang ini, TNI dan PB ESI berharap pembinaan atlet esports dapat terus berkembang, memperkuat ekosistem olahraga elektronik nasional, dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.















Komentar