UIN Walisongo Semarang Investigasi Dugaan Chat Mesum Dosen

JurnalPatroliNews – Jakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang secara resmi membentuk tim investigasi guna menindaklanjuti dugaan kasus pelecehan seksual berupa chat mesum yang dilakukan oleh seorang dosen kepada mahasiswi.

Dugaan kasus ini menjadi perhatian publik setelah tangkapan layar percakapan tersebut beredar luas di media sosial.

Pihak kampus menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan langkah awal penindakan sekaligus bentuk komitmen dalam melindungi warga akademika.

Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo, Kurnia Muhajarah, menjelaskan bahwa tim investigasi terdiri dari unsur PSGA, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), serta tim etik dekanat.

Tim tersebut kini sedang bekerja keras menghimpun berbagai informasi untuk menyusun kronologi peristiwa dan memberikan rekomendasi penanganan. Meskipun investigasi telah berjalan, pihak kampus meminta korban untuk segera melapor secara resmi agar proses pengusutan dapat berjalan lebih maksimal dan tuntas.

Ketua Satgas PPKS UIN Walisongo, Nur Hasyim, menambahkan bahwa unggahan di media sosial menjadi pintu masuk awal untuk melacak kasus ini meskipun pihak kampus tidak memiliki akses langsung ke akun pengunggah.

Fokus utama tim saat ini adalah pengumpulan bukti dan keterangan guna memperkuat kronologi sebelum melangkah pada tahap pemeriksaan terhadap terlapor.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, Imam Yahya, memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan akan dijalankan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan universitas.