Panas Jelang Pemakzulan Bupati Pati, Gubernur Jateng Turun Tangan Jaga Kondusifitas

JurnalPatroliNews – Pati — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat Kabupaten Pati agar tetap tenang dan menjaga situasi kondusif menjelang sidang paripurna hak angket pemakzulan Bupati Pati, Sudewo, yang akan digelar DPRD Pati pada Jumat (31/10/2025).

“Masyarakat saya imbau untuk tenang, menyerahkan kepada mekanisme yang sudah berjalan,” ujarnya seusai meresmikan rumah rakyat di kantor Bakorwil Solo Raya, Kamis (30/10/2025).

Luthfi menegaskan, dirinya menyerahkan sepenuhnya proses pemakzulan kepada DPRD Pati. Ia yakin mekanisme yang dijalankan sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi silakan saja, serahkan kepada DPRD yang nanti akan memutus,” kata Luthfi.

Sebelumnya, Luthfi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memantau secara ketat jalannya proses hak angket pemakzulan Bupati Pati.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai koridor hukum serta mencegah potensi gejolak sosial di masyarakat.

Diketahui, DPRD Kabupaten Pati sejak September lalu telah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membahas tuntutan pemakzulan terhadap Bupati Sudewo.

Proses tersebut bermula dari kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen yang memicu gelombang protes dan demonstrasi besar-besaran pada 13 Agustus 2025.

Dalam perkembangannya, proses hak angket sempat diwarnai sejumlah insiden, mulai dari aksi unjuk rasa warga hingga kericuhan dalam rapat Pansus yang diwarnai aksi walk out oleh Ketua Dewan Pengawas RSUD Soewondo Pati, Torang Manurung.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga turut memantau dinamika politik di Pati. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses yang tengah berlangsung, namun tetap mengawasi agar situasi tidak menimbulkan kegaduhan baru.

“Kami menghormati proses politik yang sedang berlangsung, tetapi tetap mencermati agar situasi di Pati tetap kondusif,” ujar Bima Arya.

Dengan meningkatnya tensi politik menjelang sidang paripurna DPRD, imbauan Gubernur Ahmad Luthfi menjadi pengingat penting bagi masyarakat Pati untuk menjaga ketenangan serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana.