Pemprov DKI Tanam Pohon Baru yang Lebih Kuat Hadapi Angin Kencang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai mengganti pepohonan tua yang dinilai berisiko tumbang dengan jenis baru yang lebih sesuai untuk lingkungan perkotaan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama menjelang puncak musim hujan.

“Kriterianya, yaitu pohon dengan akar lebih kuat, tajuk ringan, dan tahan terhadap terpaan angin kencang,” ujar Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi Jakarta, Fajar Sauri, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (1/11/2025) malam.

Fajar menjelaskan, pemilihan jenis pohon pengganti mempertimbangkan aspek ketahanan struktur, bentuk tajuk, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan padat bangunan.

Menurut laman resmi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta, beberapa jenis pohon direkomendasikan untuk penghijauan perkotaan, di antaranya:

  1. Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) – Tajuk ringan, pertumbuhan cepat, tahan terhadap cuaca ekstrem, serta perawatan mudah.
  2. Pohon Tanjung (Mimusops elengi) – Batang dan ranting kokoh, daun lebat tidak mudah rontok, cocok sebagai peneduh jalan.
  3. Pohon Angsana (Pterocarpus indicus) – Tajuk lebar namun tahan angin kencang, mampu menyerap polusi udara.
  4. Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia) – Tajuk ramping menjulang, tahan terhadap angin, cocok untuk jalan sempit di perkotaan.

Fajar menegaskan, pemilihan jenis pohon yang tepat sangat penting di wilayah perkotaan karena pohon tumbang dapat menimbulkan kerugian material bahkan korban jiwa.

“Kriteria seperti tajuk ringan dan akar tunggang yang kuat menjadi pertimbangan utama agar pohon tetap stabil saat diterpa angin kencang,” jelasnya.

Hingga Oktober 2025, sebanyak 62.161 pohon telah dilakukan penopingan rutin di berbagai ruang terbuka hijau (RTH) di lima wilayah kota.

Selain itu, 5.722 pohon telah diperiksa kesehatannya, meliputi aspek perakaran, batang, kemiringan, dan lebar tajuk.

Pemantauan lebih intensif dilakukan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, dua wilayah dengan banyak pohon tua berpotensi tumbang.

Fajar juga mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan deras atau angin kencang, mengingat dalam sepekan terakhir terjadi dua insiden pohon tumbang yang menewaskan warga.

“Kami minta masyarakat lebih waspada. Saat hujan, hindari berteduh atau melintas di bawah pohon tua atau rindang. Lebih baik menunggu di tempat aman sampai kondisi reda,” imbaunya.