Pemerintah Siapkan Revitalisasi Waduk Dukuh I Jadi Destinasi Wisata Warga

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah berencana menyulap Waduk Dukuh I di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi destinasi wisata air bagi masyarakat.

Langkah ini dilakukan melalui program pembersihan Sungai Cipinang yang bermuara ke waduk tersebut.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Diaz Hendropriyono, mengatakan bahwa pembersihan dilakukan dengan melibatkan alat berat serta partisipasi masyarakat.

Ia berharap setelah sedimentasi diangkat dan aliran air menjadi lancar, kawasan ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi seperti bermain kano atau berolahraga di tepi sungai.

“Nanti kalau kita sudah bersihkan dengan alat berat atau dibantu masyarakat, sedimentasi diangkat, air mengalir lebih deras, kita bisa main kano, orang-orang bisa lari di pinggir sungai,” ujar Diaz dikutip dari Antara, Minggu (2/11/2025).

Diaz menjelaskan, pembersihan Sungai Cipinang dilakukan mulai dari hulu di wilayah Depok hingga ke hilir di Kramat Jati. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga ekosistem sungai agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Minggu lalu kita di Depok, sekarang di sini lebih hilir. Jadi kelihatan bahwa di sana harus dibersihkan supaya di sini bisa dijadikan tempat wisata,” tambahnya.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat turut menjaga kebersihan sungai. “Supaya kita bisa menggunakan sungai itu untuk kebutuhan dan kesejahteraan kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Diaz mengapresiasi Komunitas Peduli Sungai Cipinang yang aktif melakukan pembersihan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Berdasarkan data, kualitas air Sungai Cipinang yang panjangnya mencapai 30,4 kilometer masih tergolong tercemar berat.

Sebagai tindak lanjut, telah diterbitkan Keputusan Menteri LH/Kepala BPLH Nomor 2530 Tahun 2025 tentang pembentukan Komunitas Peduli Sungai Cipinang untuk membersihkan sungai, melakukan edukasi publik, serta mengawasi aktivitas pembuangan sampah.

Pada Festival Sungai Cipinang di Kramat Jati, Jumat (31/10/2025), Diaz juga menanam pohon sawo sebagai upaya penghijauan, melepas ikan gabus untuk menjaga keseimbangan ekosistem, dan mengikuti kegiatan memancing bersama masyarakat.

Program revitalisasi ini diharapkan dapat mengubah fungsi Waduk Dukuh I dari sekadar pengendali banjir menjadi ruang publik yang hijau, edukatif, dan ramah wisata bagi warga Jakarta Timur.