JurnalPatroliNews – Jakarta – Tiga bocah laki-laki berusia 5 dan 6 tahun dilaporkan hilang dan diduga tenggelam setelah terseret arus saat bermain di tepi Kali Cikarang, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (29/11/2025) sore.
Hingga Sabtu malam, upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Bekasi serta relawan masih belum membuahkan hasil.
Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Minggu pagi. Ketiga anak tersebut diketahui bernama Fatan, Abiyasa Alhusayn, dan Fatur.
Dugaan tenggelamnya para korban muncul setelah warga menemukan barang-barang yang diduga milik ketiga anak tersebut. Ubay, warga setempat, mengaku curiga setelah melihat sandal dan pancingan mainan anak-anak di sekitar lokasi kejadian.
“Saya lihat sandalnya dan pancingannya ada di bawah. Anak-anak lain juga sempat nemu. Kalau mereka jatuh ke kali, barang-barang itu kemungkinan ikut terbawa. Itu yang bikin kami curiga,” ujar Ubay.
Keterangan serupa disampaikan saksi berusia 10 tahun bernama Fauzi, yang menyebut sempat melihat ketiga bocah itu bermain air dan kayu di pinggir kali sebelum mereka menghilang.
Tim SAR sempat melakukan penyisiran pada malam hari, namun upaya tersebut terkendala minimnya penerangan dan medan yang sulit.
Haidir Ali dari BPBD Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa laporan resmi sudah diterima Kantor SAR Jakarta, tetapi situasi lapangan membuat pencarian tidak maksimal.
“Kondisi sangat gelap dan banyak hambatan di pinggir kali. Tadi kami juga sempat menginjak paku saat penyisiran. Kami baru menyisir sekitar 700 meter dari titik awal,” kata Haidir.
Karena belum ditemukan hasil, pencarian akan dilanjutkan Minggu (30/11/2025) pagi dengan fokus menyisir aliran sungai ke arah hilir. BPBD bersama warga berharap ketiga bocah tersebut segera ditemukan dalam keadaan apa pun.














