JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepolisian Sektor Cengkareng bergerak cepat memburu sekelompok oknum masyarakat atau Pak Ogah yang melakukan praktik pungutan liar (pungli) di exit tol Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Aksi para pelaku ini menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan mereka meminta sejumlah uang kepada pengendara mobil sebagai imbalan membuka rantai dan penghalang jalan.
Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta turun langsung meninjau lokasi di off ramp exit tol Rawa Buaya pada Rabu sore, 14 Januari 2026.
Meski para pelaku sempat melarikan diri saat petugas tiba, Fernando menegaskan bahwa identitas mereka tengah dilacak.
Berdasarkan instruksi Kapolres, pihak kepolisian akan melakukan tindakan tegas dengan mendatangi tempat tinggal para pelaku jika mereka terus menghindar dari patroli petugas.
Dalam praktiknya, para pelaku diduga memanfaatkan situasi penutupan akses jalan keluar tol menuju jalur protokol yang biasanya dilakukan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) setiap pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.
Saat akses resmi ditutup menggunakan rantai dan pembatas jalan (barrier), para pelaku hadir untuk membukanya secara ilegal bagi pengendara yang bersedia membayar, sebuah tindakan yang dinilai membahayakan dan mengganggu ketertiban lalu lintas.
Pihak Satpol PP Cengkareng turut mengonfirmasi bahwa patroli rutin sebenarnya sering dilakukan di wilayah tersebut.
Namun, para pelaku yang didominasi anak muda ini dikenal cukup lincah dalam menghindari petugas. Kejar-kejaran di area jalan tol juga dihindari petugas karena sangat berisiko menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan lain maupun bagi para pelaku itu sendiri.
Kepolisian memastikan akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan pendataan dan memberikan sanksi bagi para pelaku yang tertangkap.
Selain diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, para pelaku juga akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku guna memberikan efek jera serta menjamin kenyamanan para pengguna jalan di wilayah Cengkareng.














