Kemensos Pastikan Kebutuhan Dasar Pengungsi Pemalang Terpenuhi di 30 Titik Bencana

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kondisi korban banjir di Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Rabu (29/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamensos menyerahkan bantuan logistik serta santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan bencana hidrometeorologi.

Agus Jabo mengingatkan bahwa tantangan cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlanjut, sehingga sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi sangat krusial.

Pemerintah memprediksi curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga April mendatang, yang membawa risiko banjir serta tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia. Wamensos menjelaskan bahwa saat ini kementeriannya sedang mengelola lebih dari 30 titik bencana secara bersamaan di seluruh tanah air.

Meskipun terdapat tantangan dalam distribusi karena banyaknya lokasi terdampak, fokus utama pada fase tanggap darurat di Pulosari adalah memastikan pemenuhan kebutuhan primer pengungsi, mulai dari ketersediaan pangan di dapur umum hingga perlengkapan tidur dan pakaian.

Dalam kesempatan ini, Kementerian Sosial menyalurkan total bantuan sebesar Rp 1,41 miliar. Dana tersebut mencakup bantuan logistik kebencanaan, bantuan ATENSI bagi penyandang disabilitas, serta santunan masing-masing Rp 15 juta kepada empat ahli waris korban meninggal dunia.

Selain memberikan dukungan materiil, Agus Jabo menyempatkan diri meninjau fasilitas pengungsian, termasuk ruang khusus ibu menyusui dan anak-anak, guna menjamin standar pelayanan minimal bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Pemalang, sebanyak 283 warga terpaksa mengungsi setelah 83 rumah terdampak, dengan 33 di antaranya mengalami kerusakan berat.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi pada malam hari membuat warga fokus pada upaya penyelamatan jiwa sehingga banyak harta benda yang tidak sempat terselamatkan.

Menutup kunjungannya, Wamensos mengajak seluruh pihak untuk kembali peduli terhadap pelestarian lingkungan sebagai langkah mitigasi jangka panjang demi meminimalkan dampak bencana di masa depan.