JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis hubungan kerja antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan berjalan semakin mulus setelah Thomas Djiwandono resmi mengisi posisi Deputi Gubernur BI. Ia menilai, kedekatan personal dan profesional dengan Thomas akan mempermudah komunikasi serta penyelarasan kebijakan ke depan.
Menurut Purbaya, koordinasi antarlembaga tidak lagi menjadi hal yang rumit karena sudah terjalin interaksi yang intens sebelumnya. Ia bahkan berseloroh, pertemuan informal seperti makan siang bersama kerap menjadi sarana diskusi kebijakan. Hal itu disampaikannya usai menghadiri pelantikan Thomas di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Saat disinggung apakah ada pesan khusus yang diberikan kepada Thomas, Purbaya menegaskan tidak ada arahan spesifik. Ia menilai, mantan Wakil Menteri Keuangan tersebut telah memiliki kompetensi dan pengalaman yang sangat memadai sehingga tidak memerlukan wejangan tambahan.
Purbaya juga menyampaikan apresiasi dan harapan atas penugasan baru Thomas di bank sentral. Ia berharap, kehadiran Thomas dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih efektif dan adaptif di masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut menyuarakan keyakinan serupa. Ia menilai, latar belakang Thomas yang sebelumnya berada di Kementerian Keuangan akan menjadi jembatan kuat dalam menyelaraskan kebijakan fiskal dan moneter.
Suahasil berharap, dengan bergabungnya Thomas di jajaran pimpinan BI, koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter akan semakin utuh, solid, dan berjalan lebih lancar demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.











