Kinerja Aset Tembus Rp7,33 Triliun, Kospin Jasa Didorong Menjadi Kakak Asuh Koperasi Desa

JurnalPatroliNews – Yogyakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kinerja Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa yang terus menunjukkan tren positif di tengah tantangan ekonomi global.

Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-52 di Yogyakarta, Sabtu, Menkop mengajak koperasi modern tersebut untuk memperkuat ekosistem Program Strategis Nasional (PSN) Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Berdasarkan laporan tahun buku 2025, Kospin Jasa berhasil mencatatkan pertumbuhan aset mencapai Rp7,33 triliun, melampaui target awal sebesar Rp7,31 triliun. Koperasi ini juga membukukan modal sendiri sebesar Rp2,03 triliun dengan jumlah simpanan anggota menyentuh angka Rp5,06 triliun.

Menkop menilai pondasi keuangan yang solid ini merupakan modal besar bagi Kospin Jasa untuk mengambil peran strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 5,4 persen pada 2026.

Dalam kunjungannya, Menkop Ferry Juliantono menekankan pentingnya pembangunan pusat distribusi sebagai offtaker untuk produk-produk rakyat dari desa. Pemerintah tengah membangun 30 ribu unit Kopdes Merah Putih yang ditargetkan beroperasi pada April 2026.

Menkop berharap Kospin Jasa dapat terlibat dalam ekosistem ini, sekaligus menjadi kakak asuh bagi koperasi desa guna meningkatkan kualitas SDM dan penguatan kelembagaan di tingkat akar rumput.

Selain fokus pada distribusi, Kemenkop tengah berupaya melakukan transformasi gaya komunikasi agar koperasi lebih ramah bagi generasi milenial dan Gen Z. Kospin Jasa diharapkan dapat menjadi motor penggerak untuk menumbuhkan minat generasi muda dalam berkoperasi, mengingat potensi besar mereka dalam memperkuat ekonomi berbasis komunitas di masa depan.

Ketua Umum Kospin Jasa, Andy Arslan Djunaid, menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan program pemerintah, termasuk Kopdes Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, Kospin Jasa tengah menguji coba pembangunan 125 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah. Sebagai langkah kepatuhan terhadap regulasi, Kospin Jasa juga telah melakukan spin-off unit usaha syariah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi kinerja secara konsolidasi.