Drama Penangkapan Curanmor di Tambun: Istri Histeris Tak Tahu Suami Sudah Di-PHK

JurnalPatroliNews – Jakarta – Tekanan ekonomi pasca-Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) seringkali menjadi pemantik tindakan nekat.

Hal inilah yang dialami YH alias Pidi, seorang mantan buruh pabrik asal Bekasi yang kini harus berurusan dengan hukum setelah diringkus Subdit Resmob Polda Metro Jaya akibat terlibat pencurian sepeda motor.

Pidi ditangkap di kediamannya di kawasan Tambun, Kabupaten Bekasi, pada 19 Februari 2026. Ia terbukti menggasak sepeda motor milik karyawan toko sepatu di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 11 Februari lalu. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

Istri Tak Tahu Suami Sudah Menganggur Suasana penangkapan di rumah pelaku berlangsung dramatis. Istri Pidi sempat mencoba menghalangi petugas karena yakin suaminya adalah pria baik-baik yang masih bekerja di pabrik setiap harinya.

Tangisnya pecah seketika saat sang suami akhirnya tertunduk lesu dan mengakui perbuatannya di hadapan polisi.

Pidi mengaku selama ini menyembunyikan status PHK-nya dari sang istri. Setiap pagi ia tetap berangkat seolah-olah menuju pabrik, padahal ia sedang memutar otak untuk menutupi kebutuhan hidup keluarga yang kian mendesak.

“Pelaku diamankan di kediamannya di Bekasi. Saat penggeledahan, kami menemukan kunci letter T yang digunakan untuk beraksi serta sepeda motor hasil curiannya,” ujar Panit 5 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Iptu Nurul Farouq Fadillah, Kamis (26/2/2026).

Jalan Pintas di Tengah Desakan Ekonomi Dari hasil pemeriksaan, motif utama pelaku adalah murni kesulitan finansial.

Rasa malu dan takut tidak bisa menafkahi keluarga membuatnya mengambil jalan pintas menjadi pelaku curanmor. Namun, polisi menegaskan bahwa kondisi ekonomi tidak bisa menjadi pembenaran atas tindak pidana.

Kini, Pidi harus mendekam di balik jeruji besi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan pasal pencurian dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara hingga tujuh tahun.