Menlu RI Sugiono Telepon Menlu Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Mediasi Konflik Timur Tengah

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, melakukan pembicaraan diplomatik via telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada Senin (2/3/2026).

Komunikasi tingkat tinggi ini dilakukan untuk membahas eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang terus meningkat pasca-serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak akhir pekan lalu.

Dalam pembicaraan tersebut, Menlu Sugiono menegaskan posisi strategis Indonesia yang siap mengambil peran konstruktif guna mendorong terciptanya perdamaian.

Indonesia secara resmi menawarkan kesediaan untuk memfasilitasi ruang dialog maupun mediasi bagi pihak-pihak yang bertikai.

Fokus utama dari inisiatif ini adalah mencegah perluasan konflik serta menghentikan jatuhnya korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Melalui pernyataan resmi di akun X (Twitter) miliknya pada Selasa (3/3), Menlu Sugiono menekankan bahwa Indonesia mendesak seluruh pihak yang terlibat untuk mempraktikkan menahan diri secara maksimal.

Pemerintah Indonesia menyerukan agar langkah-langkah de-eskalasi segera ditempuh guna mendinginkan suasana geopolitik yang kian memanas di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Sugiono menggarisbawahi bahwa setiap penyelesaian konflik harus senantiasa berlandaskan pada koridor hukum internasional dan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Piagam PBB.

Menurutnya, penghormatan terhadap kedaulatan hukum dan norma internasional merupakan syarat mutlak bagi terciptanya stabilitas jangka panjang.

Pemerintah Indonesia meyakini bahwa instrumen dialog dan diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan keluar yang layak dan bermartabat dalam menyelesaikan sengketa antarnegara.

Tawaran mediasi ini mempertegas komitmen politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam berkontribusi pada ketertiban dunia, di tengah ancaman pecahnya perang terbuka yang lebih luas di wilayah Teluk.