Niat Hati Bukber, Puluhan Pelajar di Yogyakarta Justru Terlibat Tawuran di Jalan Parangtritis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Aksi tawuran antar-remaja kembali mencoreng suasana Ramadan di Kota Yogyakarta. Insiden kericuhan pecah di Jalan Parangtritis, Brontokusuman, pada Jumat (6/3) malam, yang mengakibatkan arus lalu lintas terganggu akibat aksi saling kejar di tengah jalan raya.

Menanggapi video viral yang beredar di media sosial, pihak kepolisian bergerak cepat ke lokasi. Hasilnya, satu orang pemuda berhasil diringkus petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Berhasil diamankan satu orang dengan identitas MR (19), pelajar SMK swasta di Bantul yang merupakan warga Sewon, Kabupaten Bantul,” ungkap Ps. Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, Sabtu (7/3).

Kronologi: Bermula dari Agenda Buka Bersama

Anton menjelaskan bahwa peristiwa memprihatinkan ini bermula dari kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang digelar oleh sekelompok pelajar salah satu SMP di wilayah Bantul di sebuah hotel. Acara tersebut tidak hanya dihadiri siswa aktif, namun juga mengundang para alumni.

Sekitar pukul 18.45 WIB, petugas dari Polsek Mergangsan yang melakukan pengamanan sebenarnya telah mengarahkan massa untuk membubarkan diri secara tertib ke arah selatan guna menghindari kerumunan yang berkepanjangan.

Namun, ketenangan tersebut tak bertahan lama. Tak berselang lama setelah diarahkan bubar, polisi menerima laporan warga mengenai adanya bentrokan di sekitar sebuah kafe.

“Rombongan pelajar tersebut bertemu dengan kelompok lain yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan, yakni selatan ke utara. Selanjutnya terjadi keributan dan langsung dilerai oleh Kapolsek beserta anggota di lapangan,” tambah Anton.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik bentrokan tersebut dan mencari kemungkinan pelaku lain yang terlibat.

Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi kegiatan anak-anak mereka, terutama saat malam hari di bulan Ramadan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.