JurnalPatroliNews – Jakarta – Proses pengembalian aset negara di Blok 15 Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) memasuki tahap krusial.
Panitera dan tim juru sita Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat melakukan pencocokan objek eksekusi (constatering) terhadap lahan seluas 13 hektare yang selama ini dikuasai PT Indobuildco, Senin (16/3/2026).
Langkah lapangan ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Perkara No. 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst yang memerintahkan PT Indobuildco untuk segera mengosongkan lahan dan bangunan eks-Hotel Sultan serta mengembalikannya kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) cq PPKGBK.
Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif Kusumo, menegaskan bahwa kehadiran tim pengadilan adalah bukti ketaatan negara pada prosedur hukum.
“Ini adalah wujud penghormatan terhadap proses hukum guna memastikan batas-batas Barang Milik Negara sesuai permohonan eksekusi. Negara berkewajiban menjaga aset ini untuk kepentingan rakyat,” ujar Rakhmadi di lokasi.
Posisi pemerintah kian kuat setelah putusan pengadilan bersifat uitvoerbaar bij voorraad atau dapat dilaksanakan serta-merta.
Kuasa Hukum Kemensetneg, Chandra Hamzah, memperingatkan bahwa upaya perlawanan hukum apa pun dari pihak pengelola lama tidak akan menghalangi proses pengosongan fisik yang sedang berjalan.
Selain persoalan lahan, pemerintah kembali menagih kewajiban pembayaran royalti yang belum dipenuhi PT Indobuildco selama 17 tahun, dengan nilai mencapai USD 45,3 Juta atau sekitar Rp 754 miliar.
Di sisi lain, Sesmensetneg Setya Utama memastikan pemerintah tetap memperhatikan nasib para pekerja. “Sengketa ini adalah antara negara dengan korporasi, bukan dengan pekerja. Kami mengundang para karyawan untuk bergabung dalam manajemen transisi yang tengah kami siapkan,” jelasnya.
Hasil dari constatering hari ini akan menjadi dasar final bagi Ketua PN Jakarta Pusat untuk menerbitkan perintah eksekusi pengosongan fisik dalam waktu dekat. Pemerintah mengimbau para tenant dan vendor untuk tetap tenang dan berkoordinasi melalui Posko Layanan Alih Kelola yang telah disediakan.














