JurnalPatroliNews – Cilegon – Bertemu orang tua tercinta di momen Lebaran menjadi alasan terkuat jutaan orang melakukan perjalanan mudik. Namun, harapan itu pupus seketika bagi seorang pemudik asal Mesuji, Lampung, yang tengah mengantre di Pelabuhan Ciwandan, Banten, Selasa (17/3/2026).
Di tengah kepadatan antrean sepeda motor yang mengular, pria tersebut tiba-tiba tersungkur lemas di samping kendaraan miliknya.
Melalui sambungan telepon, sebuah kabar duka mematahkan semangatnya: sang ibunda telah berpulang ke hadirat Allah SWT sebelum ia sempat sampai di kampung halaman.
Momen memilukan ini terekam saat pria tersebut tak kuasa menahan tangis sambil menggenggam ponselnya. Cita-citanya untuk bersimpuh di kaki sang ibu kini berubah menjadi perjalanan untuk pertemuan terakhir yang penuh duka.
Dirsamapta Polda Banten, Kombes Pol Kukuh, yang sedang bertugas mengamankan arus mudik di lokasi, langsung menghampiri dan mencoba menenangkan pemudik tersebut. Kombes Kukuh menemani pria itu melewati masa-masa syok di pinggir jalur antrean sebelum ia mampu menguasai diri kembali.
“Langkah pemudik asal Mesuji, Lampung ini seketika terhenti. Kabar duka datang melalui sambungan telepon—Sang Ibu tercinta telah berpulang,” tulis akun resmi @humaspoldabanten.
Meski dengan langkah lunglai dan isak tangis yang belum sepenuhnya reda, pria yang berangkat dari Jakarta ini akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan menuju Mesuji.
Ia kembali menaiki motornya demi memberikan penghormatan terakhir dan mengantarkan sang ibunda ke peristirahatan terakhir.














