Perluas Akses Pendidikan, Kemensos Bakal Garap Sekolah Rakyat di Kompleks STIP Marunda

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan peninjauan langsung ke calon lokasi Sekolah Rakyat rintisan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda, Jakarta Utara, Jumat (27/3/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas jangkauan sekolah rintisan di wilayah penyangga ibu kota.

Gus Ipul menjelaskan bahwa pengembangan di STIP ini akan menambah daftar titik Sekolah Rakyat yang sebelumnya telah berjalan di beberapa lokasi strategis.

“Kita sudah mulai di beberapa titik seperti Pondok Indah, Bambu Apus, Pasar Rebo, Bekasi, hingga Bogor. Kini, Pak Presiden ingin menambah sekolah rintisan di sekitar Jakarta,” ujar Gus Ipul di sela peninjauannya.

Dalam kunjungan yang dimulai pukul 06.52 WIB tersebut, Mensos didampingi oleh Sekjen Kemensos Robben Rico, Sekjen Kementerian PU Wida Nurfaida, serta jajaran pimpinan Bpsdm Perhubungan dan STIP.

Fasilitas dan Kapasitas STIP Jakarta yang memiliki luas lahan 38 hektare dinilai sangat representatif untuk mendukung program ini.

Rencananya, terdapat 4 bangunan eksisting dan 2 fasilitas olahraga yang akan dialihfungsikan menjadi sarana Sekolah Rakyat.

Ketua STIP, Tri Cahyadi, memaparkan bahwa sekolah ini diproyeksikan mampu menampung maksimal 150 siswa. Komposisi pendamping pun telah disiapkan secara detail, mencakup:

  • 20 orang guru dan pendamping.
  • 15 orang wali asuh.
  • 2 orang wali asrama.

Fasilitas yang akan digunakan meliputi 6 ruang kelas dengan kapasitas 24 hingga 27 siswa per kelas. Selain itu, tersedia asrama putra dua lantai berkapasitas total 120 siswa dan asrama putri yang terdiri dari 5 kamar dengan kapasitas masing-masing 10 siswa.

Gus Ipul memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan infrastruktur di STIP Marunda. “Saya lihat sarana prasarananya bagus dan sudah sangat siap untuk digunakan sebagai Sekolah Rakyat rintisan,” pungkasnya.