JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah China menyerukan dukungan internasional terhadap inisiatif perdamaian yang digagas bersama Pakistan untuk meredakan konflik di kawasan Teluk.
Seruan tersebut disampaikan di tengah eskalasi perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan konflik yang berkepanjangan tersebut semakin memperburuk stabilitas regional maupun global.
“Situasi ini terus meningkat dan memberikan dampak serius terhadap stabilitas regional dan dunia,” ujar Mao, Kamis (2/4).
Ia menambahkan, konflik tersebut turut berdampak besar terhadap pasokan energi global, keberlanjutan industri, serta rantai pasok internasional yang pada akhirnya memengaruhi perekonomian dunia.
Menurut Mao, inisiatif bersama China dan Pakistan bertujuan membangun konsensus internasional guna meredakan ketegangan serta memulihkan stabilitas di kawasan Teluk.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai pendekatan yang rasional dan adil untuk mendorong upaya kolektif dalam mengakhiri konflik.
“China mengajak negara-negara dan organisasi internasional untuk berpartisipasi aktif mendukung inisiatif ini demi mempercepat tercapainya perdamaian,” tegasnya.
Seruan Beijing ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran global terhadap dampak konflik Timur Tengah yang tidak hanya berimbas pada keamanan kawasan, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi dunia.














