JurnalPatroliNews – Paris – Pucuk pimpinan Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Prancis secara resmi mengambil langkah strategis guna mendongkrak jalinan kemitraan ekonomi di tingkat global
Presiden RI Prabowo Subianto bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan menghadiri langsung agenda peluncuran forum bisnis France-Indonesia High Level Business Council
Langkah peresmian wadah ekonomi tersebut dilakoni oleh Prabowo dan Macron sesaat setelah keduanya merampungkan agenda pertemuan bilateral di Istana Elysee, Paris
Pertemuan bilateral tingkat tinggi yang bergulir pada hari Kamis waktu setempat tersebut secara khusus membahas sejumlah draf kerja sama penting antar-kedua negara
Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa setelah melangsungkan pertemuan empat mata, kedua kepala negara langsung mengawal peluncuran forum bisnis tersebut
Teddy menjelaskan dalam rilis resminya pada hari Jumat ini bahwa pembentukan dewan bisnis tingkat tinggi tersebut diinisiasi oleh Kadin Indonesia bersama dengan MEDEF International
Wadah komunikasi ekonomi ini sukses mempertemukan sedikitnya tiga puluh pimpinan industri serta jajaran direksi perusahaan terkemuka dari Indonesia dan Prancis
Jika diakumulasikan secara menyeluruh, nilai kapitalisasi gabungan dari barisan raksasa industri yang ikut ambil bagian dalam forum tersebut dilaporkan mencapai angka satu koma tiga triliun Dolar Amerika Serikat
Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan tersebut, otoritas kedua negara juga berhasil menelurkan empat kesepakatan komersial baru
Fokus utama dari empat poin kesepakatan baru tersebut sengaja diarahkan pada sektor penguatan ketahanan energi nasional, perluasan jaringan perdagangan, serta kerja sama bidang pertahanan
Selain menelurkan kesepakatan baru, forum ini juga berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya implementasi berbagai nota kesepahaman yang telah disepakati pada masa sebelumnya
Langkah pengawalan ini dinilai penting demi menjaga realisasi komitmen investasi jangka panjang yang sempat tertanam dalam draf kerja sama bilateral terdahulu
Teddy membeberkan bahwa pada momentum kunjungan kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia pada Mei dua ribu dua puluh lima silam, tercatat ada dua puluh tujuh nota kesepahaman yang ditandatangani
Akumulasi nilai investasi dari puluhan nota kesepahaman yang diteken tahun lalu tersebut dilaporkan menembus angka fantastis yakni lebih dari sebelas miliar Dolar Amerika Serikat















Komentar