Detik-detik Penangkapan Buronan Begal Bersajam di Terbanggi Besar Berujung Ricuh, Pelaku Berhasil Kabur

JurnalPatroliNews – Lampung Tengah – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kericuhan massal saat acara hajatan warga di Kabupaten Lampung Tengah mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Peristiwa menegangkan tersebut diketahui terjadi di kawasan Gang Seruni, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, pada Selasa kemarin.

Dalam video yang beredar luas tersebut, tampak sejumlah warga meluapkan kemarahan dan beberapa fasilitas kursi hajatan terlihat berserakan di tengah jalan.

Pihak perekam video melayangkan protes keras dan menilai tindakan aparat kepolisian yang melakukan penyergapan di lokasi pesta dinilai kurang sopan.

Dirinya menyebut aksi petugas yang mengeluarkan senjata api di tengah keramaian sempat memicu kepanikan luar biasa hingga menyebabkan ibunya pingsan.

Warga juga menuntut pertanggungjawaban dari pihak kepolisian apabila terjadi dampak kesehatan yang fatal terhadap anggota keluarga mereka yang syok.

Penyergapan Residivis Begal Sadis Berujung Perlawanan Masif

Merespons viralnya video tersebut, Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, memberikan konfirmasi resmi dan membenarkan insiden di lapangan tersebut.

Charles menjelaskan bahwa operasi senyap yang dilakukan oleh jajarannya tersebut awalnya ditujukan untuk menangkap seorang buronan atau DPO kasus pembegalan.

Pihak kepolisian sebelumnya telah mengantongi informasi akurat mengenai keberadaan sang buronan yang tengah menghadiri acara hajatan warga tersebut.

Pelaku sendiri diidentifikasi sebagai seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang sejak lama.

Melihat target berada di lokasi, sejumlah anggota kesatuan buru sergap di lapangan langsung bergerak cepat untuk melakukan upaya penangkapan.

Namun, proses penegakan hukum tersebut seketika mendapat perlawanan sengit dari pihak keluarga pelaku serta sejumlah warga setempat yang berada di lokasi.

Bukannya memberikan dukungan kepada petugas, massa di lokasi justru menyerang anggota kepolisian dengan lemparan batu dan kursi secara bertubi-tubi.

Polisi Alami Luka Fisik dan Buronan Berhasil Melarikan Diri

Akibat aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok warga tersebut, proses penangkapan sang residivis begal akhirnya berujung berantakan.

Buronan yang sempat dikepung oleh petugas tersebut berhasil memanfaatkan situasi kekacauan massa untuk melarikan diri kembali.

Selain hilangnya jejak pelaku, beberapa personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka akibat hantaman lemparan benda keras di lokasi kejadian.

Kapolres menegaskan bahwa pelaku begal yang diburu tersebut dikenal sangat berbahaya dan kerap melukai para korban menggunakan senjata tajam saat melancarkan aksinya.

Rekam jejak aksi kriminalitas jalanan yang dilakukan oleh pelaku tersebut juga telah diperkuat oleh bukti rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dikantongi polisi.

Saat ini, jajaran Polres Lampung Tengah telah mengerahkan tim khusus untuk kembali melakukan pengejaran intensif terhadap buronan bersenjata tajam yang kabur tersebut.

Pihak penyidik kepolisian juga tengah melakukan pendalaman serius untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti sengaja menghalangi proses penegakan hukum petugas di lapangan.

Komentar