Kemudian memastikan akses pembiayaan, teknologi, dan pasar yang lebih luas, sehingga koperasi dan UMKM dapat berkembang dengan lebih baik dan memperluas jaringan bisnisnya. Selanjutnya membangun kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan dinas, lembaga pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan untuk menciptakan ekosistem UMKM yang solid dan sinergis.
“Terakhir yang tak kalah pentingnya adalah mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing koperasi dan UMKM melalui peningkatan kualitas produk, adopsi teknologi digital, dan efisiensi rantai pasok,” kata Menteri Teten.
Di tempat yang sama Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim menambahkan dalam acara bedah buku serial ini diulas berbagai isu-isu strategis yang telah dilakukan KemenKopUKM selama lima tahun terakhir. Menurutnya transformasi ekosistem pengembangan koperasi dan UMKM yang telah dilakukan tersebut tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh dinas, para pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya yang selama ini berkomitmen untuk mendukung pemberdayaan koperasi dan UMKM serta kewirausahaan,” kata SesKemenKopUKM Arif Rahman Hakim.
Arif mengajak agar kolaborasi dan sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik di era kepemimpinan presiden yang baru nanti. Dia juga berharap buku serial yang telah disusun tersebut dapat menjadi referensi bagi inovasi pengembangan ekosistem KUMKM.
“Dengan adanya buku ini kami berharap ada pegangan dalam mengomunikasikan apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang akan kita kerjakan untuk pemerintahan ke depan,” kata Arif Rahman Hakim.














