JurnalPatroliNews – Jakarta – Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba yang dijalankan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, dinilai sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Penilaian tersebut disampaikan Ketua Umum Milenial Muslim Bersatu (MMB), Khairul Anam, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.
Menurut Anam, strategi BNN yang menitikberatkan pada pencegahan sejak dini merupakan langkah krusial dalam menghadapi ancaman narkoba yang kian kompleks, khususnya di kalangan generasi muda. Kehadiran langsung Kepala BNN dalam berbagai forum pendidikan menjadi bukti keseriusan negara membangun benteng kesadaran sejak usia sekolah.
Ia mencontohkan partisipasi Kepala BNN dalam kegiatan Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta ke-10 yang digelar di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 12 Januari 2026. Menurutnya, forum semacam itu efektif untuk menjangkau pelajar dan memperkuat pesan edukatif terkait bahaya narkoba.
Anam menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memerangi peredaran narkoba. Ia menilai, kerja sama antarinstansi perlu diperkuat dengan mengesampingkan ego sektoral agar upaya pencegahan dan penindakan berjalan optimal.
Lebih lanjut, ia menilai pendekatan BNN yang menggabungkan edukasi, kolaborasi, serta pemanfaatan data yang akurat merupakan strategi yang tepat sasaran. Pendekatan tersebut dinilai mampu membangun pemahaman komprehensif sekaligus meningkatkan ketahanan sosial generasi muda terhadap pengaruh negatif narkoba.
“Generasi muda perlu dibekali bukan hanya pengetahuan tentang bahaya narkoba, tetapi juga kemampuan untuk menolak dan bertahan dari tekanan lingkungan,” ujarnya.
Anam menambahkan, keterlibatan BNN dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelajar, mahasiswa, serta komunitas milenial dan Gen Z menjadi langkah strategis, mengingat pola dan jaringan peredaran narkoba terus berkembang.
MMB, kata dia, menyatakan dukungan penuh terhadap program-program BNN yang berorientasi pada pembinaan dan pencegahan di kalangan anak muda. Ia menilai, kebijakan tersebut selaras dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul yang sehat, sadar, dan terbebas dari ancaman narkoba.
“Upaya ini patut diapresiasi dan terus diperkuat demi menciptakan generasi muda yang berdaya dan tidak terjerat narkoba,” pungkas Anam.














