Kemensos Salurkan Bantuan Logistik untuk 3.294 KK Terdampak Banjir di Kabupaten Bekasi

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik untuk ribuan warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Bantuan tersebut dikirimkan langsung dari Gudang Induk Bekasi menuju posko utama pada Minggu, 18 Januari 2026, sebagai respon atas meluapnya sejumlah aliran sungai akibat curah hujan yang ekstrem.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.

Ia memastikan Kemensos akan terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah daerah agar proses distribusi bantuan dan penanganan bencana berjalan tepat sasaran.

Banjir yang mulai merendam sejak Sabtu malam ini disebabkan oleh sistem drainase yang meluap dan tidak mampu menampung debit air. Hingga kini, genangan air setinggi 30 hingga 80 sentimeter masih merendam permukiman di wilayah dataran rendah.

Data sementara mencatat sebanyak 3.294 kepala keluarga terdampak, dengan 815 jiwa terpaksa meninggalkan rumah untuk mengungsi di wilayah Desa Labansari, Hurip Jaya, Babelan Kota, dan Wanajaya.

Lokasi terdampak mencakup empat kecamatan utama, yakni Cikarang Timur, Babelan, Cikarang Utara, dan Cibitung. Selain mendirikan dapur umum, Kemensos telah menyalurkan bantuan berupa masing-masing 1.000 paket makanan dan lauk pauk siap saji.

Selain itu, perlengkapan logistik seperti 200 lembar selimut, 200 kasur, 200 paket kidsware, 200 paket family kit, serta 100 lembar tenda gulung juga telah didistribusikan untuk mendukung kenyamanan warga di posko pengungsian.

Penanganan di lapangan melibatkan sinergi antara Dinas Sosial, BPBD, TNI-Polri, serta relawan dari Tagana dan Kampung Siaga Bencana (KSB). Petugas saat ini masih terus melakukan asesmen dan evakuasi bertahap sembari memantau kondisi cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.