Komnas HAM Ungkap Kendala Pengusutan Kasus Kematian Brigadir J

“Dugaan pelecehan seksual yang ada siapa? Hanya ibu putri yang bisa memberikan keterangan, itu pun kita belum ketemu dia. Karena masa psikologis, dengan LPSK juga belum menyelesaikan prosedurnya,” ungkapnya.

Selain itu, Taufan mengungkapkan kendala lainnya yakni CCTV yang ada di dalam rumah dinas Irjen Ferdy Sambo disebut dalam kondisi rusak. Oleh sebab itu, Komnas HAM mengaku keteteran untuk mengumpulkan bukti pendukung guna mengungkap kasus tersebut.

“Menurut mereka informasi mereka, CCTV itu tidak berfungsi. Ini problem besar. Yang kita dapatkan sekarang hanya keterangan. Kan ini nggak lengkap. Jadi orang yang bilang bahwa ini mudah-mudah segala macam anda mau bertumpu pada siapa?,” kata Taufan.

“Kan pada keterangan pelaku atau keterangan orang yang mengatakan saya adalah korban pelecehan seksual, kan begitu. Bagaimana kita menyimpulkannya kalau kita nggak bisa mendapatkan seluruh bukti-bukti pendukung lainnya,” imbuhnya.