Kampung Boncos Digerebek Ratusan Polisi, Sabu hingga Senjata Tajam Ditemukan!

JurnalPatroliNews | Jakarta – Kawasan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, kembali menjadi sasaran operasi pemberantasan narkotika. Ratusan personel gabungan yang dipimpin Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menggelar penggerebekan pada Jumat sore (30/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika. Penggerebekan juga mengungkap sejumlah temuan berupa barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika di kawasan tersebut.

Operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi perhatian di wilayah Jakarta Barat.

Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik di kawasan Kampung Boncos. Petugas bergerak masuk melalui gang-gang sempit dengan lebar sekitar 1,5 meter, memeriksa lokasi yang dicurigai menjadi tempat berlangsungnya aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Penyisiran dilakukan secara menyeluruh, mulai dari rumah warga, bedeng, hingga kamar indekos yang masuk dalam area pemeriksaan.

Dua Pria Ditemukan di Bedeng Kayu

Dalam proses penggerebekan, petugas menemukan sebuah bedeng berbahan kayu yang berdiri di lahan kosong. Di lokasi tersebut, terdapat dua pria yang diduga baru saja mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Temuan tersebut langsung menjadi perhatian petugas. Keduanya kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, pihaknya masih akan mengembangkan hasil penggerebekan guna mengetahui kemungkinan keterlibatan para terduga dalam jaringan peredaran narkotika.

“Kami akan kembangkan, apakah mereka bagian dari jaringan, sebagai bandar, pengedar atau hanya sebagai pengguna saja,” kata Nasriadi.

Menurutnya, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas narkotika di kawasan tersebut.

Polisi tidak ingin penindakan hanya berhenti pada orang-orang yang ditemukan di lokasi, tetapi juga berupaya mengungkap kemungkinan jaringan yang berada di belakang aktivitas tersebut.

Polisi Awasi Lahan Kosong dan Bedeng

Selain melakukan penindakan, Nasriadi juga menginstruksikan Kapolsek Palmerah bersama jajaran Satresnarkoba agar meningkatkan pengawasan secara berkelanjutan terhadap lahan kosong yang sebelumnya digunakan untuk mendirikan bedeng.

Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mencegah lokasi yang telah ditertibkan kembali dimanfaatkan sebagai tempat aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Nasriadi menegaskan bahwa kepolisian akan terus memantau kawasan tersebut dan menindaklanjuti apabila ditemukan indikasi aktivitas yang berkaitan dengan jaringan narkoba.

“Siapa pun yang kembali membangun bedeng tersebut, berarti mereka bagian dari bandar narkoba,” kata Nasriadi.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa penanganan Kampung Boncos tidak hanya dilakukan melalui operasi sesaat, tetapi juga membutuhkan pengawasan rutin agar lokasi yang telah ditertibkan tidak kembali menjadi titik rawan penyalahgunaan narkotika.

Sabu, Ganja hingga Senjata Tajam Ditemukan

Dalam penggerebekan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.

Barang-barang yang ditemukan antara lain senjata tajam jenis parang dan badik, sisa penggunaan sabu, ganja, sebuah brankas kosong, serta kertas papir yang biasa digunakan untuk melinting bahan tertentu.

Seluruh temuan tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan pendalaman oleh petugas guna mengetahui keterkaitannya dengan aktivitas yang berlangsung di lokasi.

Penemuan senjata tajam juga menjadi perhatian tersendiri dalam operasi tersebut karena berpotensi menimbulkan risiko keamanan bagi masyarakat maupun petugas di lapangan.

Meski demikian, keterkaitan masing-masing barang dengan tindak pidana masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan proses penyidikan sesuai ketentuan hukum.

Pengawasan Berkelanjutan Jadi Kunci Pemberantasan Narkoba

Penggerebekan Kampung Boncos menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkotika membutuhkan langkah penindakan sekaligus pengawasan secara konsisten.

Kawasan permukiman padat dengan akses gang sempit dan keberadaan bangunan sementara menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam melakukan pemeriksaan serta pengawasan.

Karena itu, keterlibatan jajaran kepolisian tingkat wilayah dinilai penting untuk memastikan lokasi yang telah ditertibkan tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas melanggar hukum.

Melalui pengembangan hasil operasi, Polres Metro Jakarta Barat diharapkan dapat mengungkap lebih jauh kemungkinan jaringan yang berkaitan dengan aktivitas narkotika di kawasan tersebut.

Sementara itu, tiga orang yang diamankan masih harus menjalani proses pemeriksaan untuk memastikan status dan peran masing-masing dalam perkara ini.

Kepolisian juga perlu terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat setempat agar informasi mengenai dugaan peredaran narkotika dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Komentar