Terseret Arus Hingga 2 Kilometer, Jasad Wanita Tanpa Identitas Dievakuasi Tim SAR Semarang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Silandak, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Jumat (15/5) malam.

Korban diduga kuat meninggal dunia akibat terseret arus banjir saat hujan deras melanda kawasan tersebut pada sore harinya.

Dantim Rescue Kantor SAR Semarang, Nur Mustofa, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 19.00 WIB dalam posisi tengkurap.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Berdasarkan pengamatan fisik pada bagian wajah, korban diperkirakan masih berusia remaja.

Pihak SAR menduga korban mulai terseret arus dari kawasan Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang ketika wilayah Ngaliyan diguyur hujan lebat pada waktu sore.

Aliran arus sungai yang deras kemudian membawa tubuh korban hanyut hingga sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik awal hingga akhirnya ditemukan di wilayah Purwoyoso.

Teka-teki Kepemilikan Sepeda Motor Selain menemukan jasad korban, petugas di lapangan juga menerima laporan mengenai adanya satu unit sepeda motor Honda Supra yang ditemukan tergeletak tanpa pemilik di kawasan KIC Semarang.

Kendati demikian, Nur Mustofa menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah kendaraan roda dua yang telantar tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan korban atau tidak.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 04 Kelurahan Purwoyoso, Heri Supriyono, memastikan bahwa korban yang ditemukan tewas tersebut bukanlah warga di lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan keterangan warga yang pertama kali melihat kejadian, posisi jenazah terjepit di pojokan rumah yang berada dekat dengan kandang ayam di tepi Sungai Silandak. Saat ini, penanganan dan identifikasi lebih lanjut terhadap korban tengah dilakukan oleh pihak berwenang.