JurnalPatroliNews – Jakarta – Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban hilang tenggelamnya KM Putri Sakinah di Pantai Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (6/1).
Jenazah tersebut ditemukan pada koordinat kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo.
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah yang ditemukan diduga merupakan korban tenggelamnya KM Putri Sakinah dan saat ini tengah menjalani proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo.
Penemuan ini bermula sekitar pukul 13.00 Wita ketika dua nelayan Pulau Komodo, Saiful dan Hadi Kusuma, menemukan bangkai kamar kapal yang terapung. Bangkai tersebut diduga merupakan bagian dari KM Putri Sakinah yang dilaporkan tenggelam pada 26 Desember 2025 lalu.
Kedua nelayan tersebut menarik bangkai kapal ke Pantai Pede. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat yang memicu warga membongkar bagian kapal tersebut hingga ditemukan satu jenazah di dalamnya.
Temuan ini segera dilaporkan ke tim SAR gabungan. Sekitar pukul 14.30 Wita, tim evakuasi menggunakan RIB Syahbandar, RIB Basarnas, dan KN Puntadewa tiba di lokasi untuk mengamankan jenazah.
Jenazah tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 18.10 Wita dan langsung dibawa ke RS Komodo. Henry menambahkan bahwa proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data medis gigi untuk memastikan identitas korban secara akurat.
Pihak Polda NTT juga menegaskan bahwa mereka menghormati permintaan keluarga agar jenazah tidak ditampilkan ke publik sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang di sekitar perairan Selat Padar.














