Kunjungi Aceh Utara, Mensos Gus Ipul Beri Santunan Rp 15 Juta bagi Ahli Waris Korban Banjir

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyerahkan secara langsung santunan duka kepada 270 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Penyerahan santunan senilai total 4,05 miliar rupiah ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara pada Sabtu (24/1/2026) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang menjadi atensi langsung Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa pemerintah memberikan santunan tunai sebesar 15 juta rupiah untuk setiap korban meninggal dunia dan 5 juta rupiah bagi korban yang mengalami luka berat.

Hingga saat ini, program santunan serupa telah menjangkau total 836 jiwa yang tersebar di wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Mensos menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak.

Selain santunan duka, Kementerian Sosial juga telah menyalurkan berbagai bantuan logistik mulai dari paket makanan siap saji, perlengkapan anak, pakaian, hingga tenda keluarga dan peralatan penjernih air.

Di Aceh Utara sendiri, telah didirikan dapur umum dengan kapasitas produksi mencapai 6.000 porsi makanan per hari. Gus Ipul menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini sedang bergeser dari tahap evakuasi menuju tahap rekonstruksi dan rehabilitasi sarana prasarana yang rusak.

Ke depan, pemerintah telah menyiapkan program bantuan lanjutan bagi warga yang akan menempati hunian tetap maupun sementara. Bantuan tersebut mencakup dana perabotan rumah senilai 3 juta rupiah per keluarga, jaminan hidup sebesar 450 ribu rupiah per orang selama tiga bulan, serta bantuan pemberdayaan ekonomi senilai 5 juta rupiah per keluarga.

Mensos mengingatkan bahwa seluruh bantuan ini berbasis data dari pemerintah daerah yang telah divalidasi guna memastikan ketepatan sasaran dan akuntabilitas anggaran negara.