Kecelakaan Maut di Jalur Alternatif Parapat: Truk Tak Kuat Menanjak, Tiga Nyawa Melayang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk Fuso dan mobil Toyota Kijang terjadi di Jalan Umum Alternatif KM 06-07, Dusun Talun Sungkit, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Insiden yang terjadi pada Selasa (24/3) sekitar pukul 11.30 WIB tersebut mengakibatkan tiga orang penumpang mobil pribadi meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Fuso yang dikemudikan oleh Aly Syahbana (49) melaju dengan kecepatan rendah dari arah Jalan Alternatif Lintas Parapat menuju Simpang Sitahoan. Saat melintasi jalanan menanjak, truk diduga tidak kuat mendaki sehingga bergerak mundur tanpa kendali.

“Sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat di tanjakan, sehingga truk mundur ke belakang dan menghantam mobil Toyota Kijang yang tepat berada di belakangnya,” ujar Yancen dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).

Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada mobil Toyota Kijang yang membawa rombongan asal Provinsi Riau.

Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Djasamen Saragih, Pematangsiantar.

Berikut adalah identitas korban meninggal dunia dalam insiden tersebut:

  1. Sunarno (61), sopir asal Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
  2. Jihan Mailani (16), pelajar asal Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
  3. Yeni Hafizah Putri (16), pelajar asal Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Selain korban jiwa, tiga penumpang lain yakni Watini (54), Sukarno (65), dan Fahmi Muhajir Nasution (12) dilaporkan mengalami luka ringan.

Dalam pemeriksaan awal, pihak kepolisian menemukan fakta bahwa sopir truk Fuso, Aly Syahbana, tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat kejadian. Meski demikian, polisi menyebut kondisi fisik sopir dalam keadaan sehat dan kendaraan secara kasat mata memenuhi standar keamanan.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan sopir truk untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan insiden maut tersebut.