JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang siswa sekolah menengah atas di Surabaya berinisial R (15) menjadi sorotan publik setelah melontarkan ucapan rasis terhadap YouTuber asal luar negeri, Kevon Watt atau yang dikenal sebagai K Showtime.
Insiden tersebut terjadi saat R mengikuti konten basket jalanan di Taman Kunang-Kunang, Kota Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) lalu.
R, yang diketahui merupakan siswa SMAK St. Louis 1 Surabaya, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan yang terekam dalam video dan viral di media sosial tersebut. Ia mengaku sangat menyesal dan menyadari bahwa ucapannya telah melukai perasaan Kevon serta mencoreng nilai-nilai kemanusiaan dan sportivitas.
Dalam keterangan resminya pada Selasa (5/5/2026), R menyatakan komitmennya untuk belajar menjadi pribadi yang lebih bijak dan menghargai keberagaman.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah murni kesalahan pribadinya dan tidak mencerminkan nilai-nilai moral yang diajarkan oleh pihak sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAK St. Louis 1 Surabaya, Maria Viciati, mengonfirmasi bahwa R adalah salah satu murid di sekolah mereka.
Namun, Viciati menekankan bahwa kehadiran R dalam kegiatan street basketball tersebut dilakukan atas inisiatif pribadi di luar jam sekolah, bukan sebagai perwakilan resmi dari institusi.
Meski kejadian berlangsung di luar agenda sekolah, pihak SMAK St. Louis 1 Surabaya menyatakan tetap bertanggung jawab secara moral untuk memberikan pembinaan lebih lanjut kepada siswa yang bersangkutan.
Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih menghargai tatanan sosial serta inklusivitas.














