Fantasi Baju Anak Jadi Pemicu Isu Prostitusi Anak WN Jepang di Jakarta Barat, Ini Faktanya

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pihak kepolisian akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait informasi pembebasan seorang warga negara (WN) Jepang yang sempat diamankan atas dugaan kasus prostitusi anak di Jakarta Barat.

Klarifikasi ini bertujuan untuk meluruskan simpang siur mengenai alasan pembebasan WNA tersebut setelah menjalani pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Tamansari, AKP Egy Irwansyah, memaparkan bahwa kronologi bermula dari penggerebekan di sebuah hotel kawasan Tamansari pada 15 Agustus 2025 lalu.

Polisi bergerak cepat merespons laporan dari pihak hotel dan mendapati WNA tersebut sedang bersama seorang perempuan di dalam kamar.

Hasil Pemeriksaan Usia Meskipun sempat beredar kabar bahwa perempuan tersebut masih di bawah umur, hasil pendalaman kepolisian menunjukkan fakta berbeda.

Berdasarkan pengecekan identitas dan tanggal lahir melalui KTP, perempuan yang diamankan tersebut ternyata telah berusia 19 tahun. Hal ini menggugurkan dugaan awal mengenai adanya korban anak dalam peristiwa tersebut.

Terkait temuan pakaian yang menyerupai baju anak-anak saat penggerebekan, Egy menjelaskan bahwa barang-barang tersebut merupakan bagian dari fantasi seksual sang WNA.

Pakaian tersebut sengaja dibawa dari Jepang agar dikenakan oleh teman wanitanya saat bertemu.

Unsur Kemitraan dan Pembebasan Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa hubungan antara WN Jepang berusia 60 tahun tersebut dengan sang perempuan telah berlangsung sejak Mei 2025.

Berdasarkan keterangan keduanya, hubungan tersebut dilakukan atas dasar mau sama mau tanpa adanya unsur pemaksaan maupun ikatan asmara.

Polisi juga tidak menemukan bukti adanya perekaman video intim yang ditujukan untuk publik saat pengamanan terjadi.

Mengingat tidak ditemukannya unsur pidana maupun bukti yang cukup, pihak kepolisian akhirnya membebaskan keduanya setelah menjalani pemeriksaan selama 1×24 jam. WNA tersebut diketahui telah beberapa kali berkunjung ke Indonesia dengan alasan berlibur.