JurnalPatroliNews – Jakarta – Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) secara resmi menetapkan Tubagus Fiki Chikara Satari sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (Dirut PAW).
Penetapan Fiki Satari untuk menakhodai LPP TVRI Masa Tugas Periode 2023-2028 tersebut diumumkan secara sah pada Senin (8/6/2026).
Tokoh yang akrab disapa Fiki tersebut dipilih untuk menggantikan posisi Direktur Utama LPP TVRI sebelumnya yang telah menyatakan mengundurkan diri pada Februari 2026 lalu.
Langkah hukum pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 5 Tahun 2026 Tentang Pengangkatan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu LPP TVRI Masa Tugas Tahun 2023-2028.
Selain itu, ketetapan ini juga merujuk pada Berita Acara Nomor 108/KP.06.01/DEWAS/VI/2026 tentang Penetapan Hasil Seleksi Anggota Dewan Direksi Jabatan Dirut PAW LPP TVRI.
Fiki Satari berhasil menduduki kursi nomor satu di lembaga penyiaran publik tersebut setelah dinyatakan lolos dalam tahapan akhir seleksi, yakni uji kelayakan dan kepatutan.
Sosok Fiki Satari sendiri dikenal luas di ruang publik sebagai seorang praktisi andal di bidang ekonomi kreatif.
Ia juga merupakan salah satu tokoh penggerak utama dalam pengembangan ekosistem kota kreatif serta program pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Ketua Dewas LPP TVRI, Agus Sudibyo, menegaskan bahwa terpilihnya Fiki tidak hanya didasarkan pada perolehan nilai kuantitatif selama proses seleksi semata.
Dewas TVRI turut mempertimbangkan aspek rekam jejak, pengalaman kepemimpinan, keahlian khusus, serta tingkat kompetensi mendalam yang dimiliki oleh Fiki.
Agus memberikan ucapan selamat secara langsung atas penetapan Fiki sebagai Dirut PAW LPP TVRI yang baru di kantor LPP TVRI pada Sabtu (6/6/2026).
Melalui kepemimpinan yang baru ini, pihak Dewas menaruh harapan besar terhadap adanya peningkatan kinerja lembaga serta penguatan tata kelola yang jauh lebih transparan.
Kehadiran Fiki Satari juga diharapkan mampu membawa angin segar sekaligus memberikan solusi strategis dalam menghadapi berbagai tantangan penyiaran ke depan.
Agus menambahkan bahwa pengisian jabatan ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan roda organisasi dan tata kelola lembaga publik tersebut.
Rincian Ketat Perjalanan Tahapan Seleksi Dirut PAW
Sebagai informasi tambahan, rangkaian proses seleksi pencarian Dirut LPP TVRI PAW Periode 2023-2028 ini tercatat sudah bergulir sejak 22 April 2026 lalu.
Pada tahap awal, posisi strategis ini sangat diminati dengan total jumlah pendaftar mencapai 137 orang calon yang memasukkan lamaran.
Dari ratusan pelamar tersebut, tercatat hanya ada 42 orang peserta yang dinyatakan berhasil lolos dalam tahap seleksi administrasi awal.
Puluhan calon yang lolos berkas kemudian diwajibkan mengikuti tahapan seleksi kompetensi lanjutan berupa pembuatan makalah ilmiah.
Hasilnya, hanya 16 orang peserta saja yang dinyatakan berhak melaju ke fase berikutnya yang meliputi assessment test, uji publik, hingga tahap wawancara pada 2 Juni 2026.
Pada pelaksanaan seleksi wawancara, jumlah peserta menyusut menjadi 14 orang setelah satu peserta mengundurkan diri dan satu peserta lainnya mangkir tanpa kehadiran.
Berdasarkan hasil evaluasi wawancara tersebut, tim seleksi kemudian mengumumkan lima nama peserta terbaik yang berhak masuk ke tahap internalisasi.
Kelima kandidat finalis ini kemudian menjalani uji kepatutan dan kelayakan puncak di hadapan dewan pengawas pada 5 Juni 2026.
Dalam uji pamungkas tersebut, kelima calon memaparkan visi dan misi strategis mereka secara mendalam sebelum akhirnya Dewas LPP TVRI resmi menjatuhkan pilihan kepada Fiki Satari.














Komentar