JurnalPatroliNews – Jakarta – Bom Molotov Jakut menjadi sorotan publik setelah sebuah aksi pelemparan bom rakitan menyasar seorang ibu dan anak yang tengah berkendara di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
Insiden yang terjadi pada Senin (22/6) tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan memperlihatkan detik-detik mencekam saat api tiba-tiba menjalar di tengah jalan.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, kedua korban tengah melintas menggunakan sepeda motor melewati sekumpulan orang yang sedang berada di pinggir jalan. Secara mendadak, sebuah bom molotov dilemparkan dari arah belakang kendaraan mereka.
Ledakan tersebut memicu kobaran api yang mengenai bagian dashboard motor, menyebabkan ibu dan anak tersebut hilang kendali hingga terjatuh.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berhamburan untuk menyelamatkan korban dan berusaha memadamkan api yang berkobar di aspal. Kasus ini telah secara resmi dilaporkan ke Polsek Koja untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian segera merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti awal dan menggali keterangan dari para saksi guna mengungkap motif di balik aksi berbahaya tersebut.
Hingga saat ini, pihak berwenang menduga terdapat empat orang pelaku yang terlibat dalam pelemparan tersebut. Keempat terduga pelaku diketahui langsung melarikan diri sesaat setelah bom meledak.
Selain rekaman CCTV, polisi juga mengamankan serpihan botol kaca yang diduga kuat digunakan sebagai wadah bom molotov. Unit Reskrim Polsek Koja masih melakukan pengejaran intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.













Komentar