JurnalPatroliNews | Yogyakarta – Kabar duka datang dari lingkungan keluarga besar TNI. Jenderal TNI (Purn.) Subagyo Hadi Siswoyo, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), dikabarkan meninggal dunia pada Senin sore, 19 Oktober 2026, dalam usia 80 tahun.
Informasi mengenai kabar tersebut beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan bahwa jenazah Subagyo HS berada di RS Panti Rapih, Yogyakarta, dan direncanakan dibawa ke Jakarta. Namun, hingga berita ini disusun, waktu keberangkatan jenazah maupun keterangan resmi dari pihak keluarga masih menunggu konfirmasi.
Redaksi masih berupaya menghubungi keluarga dan kerabat terdekat untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kabar tersebut.
Pernah Pimpin TNI AD di Masa Transisi Politik
Subagyo HS merupakan salah satu perwira senior TNI yang pernah menduduki jabatan strategis di lingkungan militer. Ia menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada 16 Februari 1998 hingga 20 November 1999, periode penting yang diwarnai perubahan besar dalam sejarah politik Indonesia.
Masa kepemimpinannya berlangsung di tengah peralihan kekuasaan dari Presiden Soeharto kepada B.J. Habibie, hingga awal pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.
Lulusan AKABRI tahun 1970 tersebut memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat. Sebelum menjabat KSAD, Subagyo pernah dipercaya memimpin Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai Komandan Jenderal pada 1994–1995.
Namanya juga berkaitan dengan operasi pembebasan sandera pesawat Garuda Indonesia Penerbangan 206 atau peristiwa Woyla pada 1981, sebuah operasi penting dalam sejarah pasukan khusus Indonesia.
Dari Dunia Militer hingga Wantimpres
Setelah mengakhiri masa dinas militernya, Subagyo HS tetap berkiprah di ranah pemerintahan dan politik. Ia tercatat aktif di Partai Hanura dan kemudian dipercaya menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk periode 2015–2019.
Pada Juni 2024, Menteri Pertahanan saat itu, Prabowo Subianto, mengunjungi Subagyo di kediamannya di Yogyakarta. Dalam pemberitaan resmi Kementerian Pertahanan, Subagyo disebut telah mengalami sakit cukup lama dan sedang menjalani proses pemulihan.
Kabar wafatnya Subagyo HS kini menjadi perhatian, mengingat perjalanan panjangnya dalam dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Kepastian mengenai kabar duka tersebut, termasuk waktu wafat dan rencana pemakaman, masih menunggu keterangan resmi dari pihak keluarga atau instansi terkait.















Komentar