Nasib Nopal Usai Dibuang Ayah di Kebayoran Lama: Dari Satpol PP ke Panti Sosial PSBI

JurnalPatroliNews – Jakarta -Penanganan terhadap Nopal (5), bocah asal Cianjur yang ditemukan terlantar di kawasan Pasar Kebayoran Lama, memasuki babak baru. Setelah sempat diamankan oleh Satpol PP, kini Nopal telah resmi diserahkan ke Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat, untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan lebih lanjut dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

Proses penyerahan dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan pada Jumat, 2 Januari 2026.

Merujuk pada data rujukan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Nopal dikategorikan sebagai anak yang membutuhkan perlindungan khusus karena ditemukan tanpa pendampingan orang dewasa di ruang publik selama lebih dari lima jam.

Kepala Satpol PP Kebayoran Lama, Dian Citra, memastikan bahwa sebelum dirujuk ke panti, kebutuhan dasar Nopal seperti makan, mandi, dan tempat istirahat telah terpenuhi.

Langkah pemindahan ke PSBI Bangun Daya 1 diambil agar Nopal mendapatkan lingkungan yang lebih layak serta bantuan profesional dari pekerja sosial untuk pemulihan kondisi psikisnya pasca kejadian traumatis tersebut.

Kasus ini bermula saat Nopal ditemukan seorang diri di sekitar Pasar dan Stasiun Kebayoran Lama sejak Kamis malam, 1 Januari 2026.

Berdasarkan pengakuan anak tersebut, ia sengaja ditinggalkan oleh ayahnya yang pamit untuk merokok namun tidak pernah kembali. Temuan ini langsung direspon oleh petugas P3S yang berpatroli di wilayah Jakarta Selatan.

Saat ini, fokus utama Dinas Sosial adalah melakukan penelusuran keluarga serta asesmen terhadap latar belakang Nopal di Cianjur.

Selama proses pencarian keluarga berlangsung, Nopal akan menetap di panti sosial guna mendapatkan jaminan keamanan dan kesejahteraan. Pihak berwenang juga masih membuka koordinasi bagi keluarga atau kerabat yang mengenali bocah tersebut untuk segera melapor.