JurnalPatroliNews | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Sabtu (11/7/2026) malam untuk memperoleh laporan langsung mengenai perkembangan penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pelaporan kepada Presiden atas isu hukum yang menjadi perhatian publik.
“Karena ada sebuah kejadian, tentu beliau ingin mendapatkan laporan secara langsung,” ujar Prasetyo.
Pemerintah Tekankan Pentingnya Stabilitas
Saat dimintai tanggapan mengenai kemungkinan adanya kemarahan Presiden terhadap perkembangan perkara tersebut, Prasetyo tidak memberikan jawaban secara langsung.
Ia justru menekankan bahwa pemerintah berupaya menjaga stabilitas nasional agar proses penegakan hukum dapat berjalan tanpa memunculkan polemik yang berlebihan.
Menurutnya, Presiden Prabowo secara konsisten mengingatkan bahwa stabilitas merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
“Berkali-kali Presiden menyampaikan bahwa salah satu syarat membangun ekonomi adalah stabilitas. Karena itu, semangat pemerintah adalah meminimalkan berbagai bentuk kegaduhan,” kata Prasetyo.
Isi Pertemuan Tidak Diungkap
Meski mengonfirmasi adanya pertemuan antara Presiden dan Jaksa Agung, Mensesneg tidak menjelaskan secara rinci materi pembahasan maupun arahan yang disampaikan Presiden kepada pimpinan Kejaksaan Agung.
Pemerintah hanya memastikan bahwa komunikasi tersebut merupakan bagian dari koordinasi dalam memperoleh perkembangan terbaru terkait proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
Hingga saat ini, proses hukum terkait perkara yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah masih menjadi perhatian publik dan terus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.














Komentar